Select Menu
Select Menu

Favourite

KABAR CIREBON

INDRAMAYU

MAJALENGKA

CIREBON

KUNINGAN

JABAR

WONG CILIK

Seni Budaya

Kuliner

» » “Nyore-Nyore”, Ngabuburit Ala Warga Cirebon


Unknown 21.28 0


Jika biasanya akrab dengan sebutan ngabuburit, ditemukan istilah lain dalam perkara tunggu menunggu azan Maghrib saat bulan puasa ini, salah satunya adalah istilah “Nyore-Nyore”. Bedanya, istilah yang diambil dari kata “sore” ini banyak dipakai oleh masyarakat Desa Watubelah Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Dan uniknya pula, tradisi ini diisi dengan memanfaatkan dokar atau delman yang bisa disewa hingga waktu berbuka puasa tiba.

Menurut salah satu pemilik dokar, Runadi (52), kebanyakan penumpang dokar miliknya adalah anak-anak. Runadi mengakui, dokarnya menjadi spesial di saat bulan Ramadan tiba.

“Saya sudah lama memiliki dokar ini, dan setiap tahunnya sangat digemari anak-anak saat nyore-nyore,” ungkapnya, Rabu (2/7).

Dalam menyewakan dokarnya, Runadi memasang tarif yang berbeda-beda, konon tergantung rute yang ditempuh oleh si penumpang untuk sekadar jalan-jalan menghabiskan waktu sore hari.

“Saya berangkat dari rumah jam dua siang, dan biasanya, sekitar jam tiga  sampai jam lima sore kuda-kuda saya laris disewa,” pungkasnya. (cipost)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama