Ratusan Wali Murid SDN di Indramayu Kembali Demo
Unknown
20.00
0
CIREBON - Ratusan warga Blok Bojongkulon Desa Gunngsari dan Blok Bojongsuruh Desa Sukagumiwang, Kec. Sukagumiwang, Kab. Indramayu, mendatangi SDN Gunungsari IV dan rumah Karyono, saudara kepala SDN Gunungsari IV berinisial K. Pasalnya, K ada di rumah tersebut dan diminta warga untuk menyelesaikan pengembalian uang tabungan supaya permasalahan segera beres.
Hasil pantauan KC menyebutkan, ratusan warga yang hendak menagih janji uang tabungan senilai ratusan juta tersebut mulai berkerumun sejak pagi hari. Warga saling menunggu teman-temannya untuk melakukan penagihan uang tabungan yang akan dibagikan pada hari, Jumat (4/7/14). Penagihan dilakukan sesuai dengan perjanjian pada Rabu (25/7/14) yang disaksikan pihak kepolisian dan kepala UPTD setempat. Setelah berkumpul selama 2 jam lebih, ratusan warga dengan berjalan kaki dan naik kendaraan bermotor mendatangi SDN Gunungsari IV yang letaknya tidak jauh dari tempat berkerumun warga.
Namun, warga mendapatkan informasi, kepala SDN Gunungsari IV tidak ada di sekolah tapi ada di rumah saudaranya. Akhirnya, ratusan warga beramai-ramai mendatangi rumah tersebut dan meminta pertanggunganjawab K. Salah satu perwakilan dari keluarga K menemui dan meminta maaf tabungan tidak bisa dikembalikan hari ini. Tapi, ia meminta waktu satu sampai dua pekan ke depan. Melihat jawaban dan gelagat tak beres itu, ratusan warga merasa kesal dan tak puas hingga perwakilan warga minta menempuh jalur hukum.
Akhirnya, perwakilan wargapun melaporkankan permasalahan tersebut ke pihak Kepolisian Sektor Sukagumiwang.
Proses hukum
Sementara itu, menurut Kuwu Desa Gunungsari Karmadi melalui Kaur Umum Tobri membenarkan perihal permasalahan pengembalian uang tabungan yang tak kunjung selesai. Hingga perwakilan warga mau menindaklanjuti dengan proses hukum. “Tapi ada kesepakatan baru antara pihak warga dengan K yang disaksikan pihak kepolisian dan Kuwu Desa Gunungsari. K siap menyepakati perjanjian baru dengan mengembalikan uang tabungan pada hari Jumat (11/7/14), “terang dia.
Secara terpisah, kepala sekolah berinisial K ketika dihubungi via telepon sedang tidak aktif. (KC)
