KABAR CIREBON
INDRAMAYU
MAJALENGKA
CIREBON
KUNINGAN
JABAR
WONG CILIK
Seni Budaya
Kuliner
CIREBON
CIREBON - Oknum Kuwu (Kepala Desa) Astanajapura, Astanajapura, Kabupaten Cirebon berinisial B menjadi buronan setelah kabur saat polisi mengerebek aksi perjudian di sebuah pos kamling di desa tersebut, Senin (14/72014) dini hari. Tidak hanya diduga ikut terlibat, B juga diduga menjadi otak aksi perjudian menjelang waktu sahur itu.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Cirebon Mikranuddin Syahputra melalui Kepala Bagian Operasi Dudu Setiawan mengatakan, penggerebekan aksi perjudian tersebut berawal dari laporan masyarakat yang merasa risih melihat para pelaku melakukan perbuatan haram di bulan suci. "Saat kami gerebek, ada empat pelaku yang tengah bermain judi kartu remi," kata Dudu di Mapolres Cirebon, Kamis (17/7/2014).
Dudu menambahkan, dua pelaku D (53) dan Bis (30) berhasil diamankan. Namun dua pelaku lain termasuk terduga oknum Kuwu melarikan diri dari kejaran petugas.
Meskipun demikian dugaan keterlibatan Kuwu B yang masih aktif menjabat itu hampir bisa dipastikan, karena dua pelaku yang tertangkap membenarkan hal itu. Bahkan tersangka D mengaku ikut main judi, karena diajak sang kuwu.
Selain dua tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti satu set kartu remi serta uang tunai Rp 1,5juta yang dijadikan barang taruhan. Pelaku akan dijerat pasal 303 pidana tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
Sementara itu tersangka D mengaku tak sengaja ikut berjudi saat lewat di depan pos kamling. "Saya dipanggil pak kuwu dan diajak main. Katanya sambil nunggu sahur, ya saya berani ikutan karena kuwu juga main," ujarnya.
Menurut D, permainan judi tersebut hanya berawal dari iseng. Namun untuk membuat permainan lebih menarik, mereka akhirnya bertaruh Rp 5000 setiap permainan.
Senada dengan D, Bis juga mengaku ikut bermain karena Kuwu B menjamin kerahasiaan dan keamanan mereka. Ia tak pernah menyangka bahwa aksi tersebut bisa tercium polisi yang kemudian menggerebek tempat itu.
Bis menambahkan, perjudian itu sudah sejak lama mereka.lakukan. Namun memasuki Ramadan, perjudian digelar hampir setiap malam sejak pukul 23.00 WIB sampe waktu sahur.
Bis mengaku ia tertarik berjudi demi mendapatkan uang untuk keperluan lebaran anak dan istrinya. Soalnya pekerjaan serabutan yang ia lakukan selama ini tengah lesu. (PRLM)
CIREBON - Tim seleksi lelang terbuka (open bidding) jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon memutuskan tiga peserta terbaik. Lelang terbuka dari masing-masing formasi ini untuk menempati posisi sembilan kepala dinas dan direktur rumah sakit. Nama-nama peserta yang lulus itu pun diumumkan secara terbuka kepada khalayak ramai.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cirebon selaku tim seleksi, Supadi Priyatna mengatakan, berdasarkan seleksi administrasi, uji kompetensi, dan wawancara, diambil tiga peserta terbaik dari masing-masing formasi. Tiga peserta terbaik itu kemudian diusulkan ke bupati agar satu di antaranya dipilih sebagai pejabat yang akan menempati posisi kepala dinas atau direktur rumah sakit.
"Jadi kami di timsel hanya sebatas menyeleksi. Yang memutuskan tetap bupati," ujar Supadi di Sumber, Kamis (17/7/2014).
Tiga orang terbaik di masing-masing formasi itu, kata Supadi benar-benar telah memenuhi syarat. Timsel, kata dia, tak sewenang-wenang meluluskan peserta apabila peserta bersangkutan tak memenuhi syarat.
Pemkab Cirebon melakukan open bidding untuk sembilan jabatan setingkat eselon IIb di lingkungan Pemkab Cirebon. Kesembilan jabatan yang dilelang itu adalah Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK), Kepala Badan Lingkuhan Hidup Daerah (BLHD), Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (DPSDAP), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), dan Direktur RSUD Waled.
Lelang diikuti 42 peserta yang merupakan pejabat eselon II dan III Pemkab Cirebon. Namun dari 42 pendaftar, hanya 40 yang ikut uji kompetensi. (Tribun)
CIREBON - Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Cirebon menggelontorkan Rp 3,04 miliar untuk para pensiunan pegawai Pemkab Cirebon. Dana sebesar itu diperuntukkan bagi 95 pensiunan tahun 2011 dan 2012, dan 95 pensiunan 2013.
Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi mengatakan, dana itu diberikan untuk membantu kesejahteraan para pensiunan selepas masa bakti di Kabupaten Cirebon. "Nilainya memang tidak seberapa, tapi mudah-mudahan dapat menjadi bekal di masa tua," ujarnya seusai memberikan bantuan kesejahteraan kepada para pensiunan di Setda Kabupaten Cirebon di Sumber, Kamis (17/7/2014).
Menurut Sunjaya, para pensiunan sudah mengabdikan diri untuk pembangunan Kabupaten Cirebon. Setelah pensiun diharapkan karya-karyanya tidak berakhir, tapi tetap berkarya di masyarakat.
"Beliau-beliau itu harus beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, dan berkegiatan di masyarakat. Jangan cuma mengandalkan uang pensiunan, tapi diharapkan punya karya lain," kata Sunjaya.
Dari total Rp 3,04 miliar, sebesar Rp 1,425 miliar di antaranya untuk 95 pensiunan 2011/2012, dan Rp 1,615 miliar untuk 95 pensiunan 2013. Sementara hingga kemarin, bantuan kesejahteraan Korpri untuk pensiunan pegawai Pemkab Kabupaten Cirebon mencapai Rp 13.666 miliar. (tribun)
CIREBON - Tingkat partisipasi pemilih dalam Pilpres 2014 di Kota Cirebon tinggi. Dari 233.774 orang yang terdaftar sebagai pemilih tetap (DPT), sebanyak 171.864 di antaranya atau setara 73,52 persen menggunakan hak pilih.
Tingginya angka partisipasi pemilih di Kota Cirebon memang bukan hanya terjadi dalam Pilpres. Pada Pileg 9 April, angka partisipasi pemilih juga tinggi. Persentasenya mencapai 73 persen atau tak jauh berbeda dengan Pilpres.
Wali Kota Cirebon, Ano Sutrisno memang selalu mewanti-wanti kepada warga Kota Cirebon yang telah memiliki hak pilih agar menggunakannya saat Pileg maupun Pilpres. Dia juga mengajak semua pihak menyukseskan Pemilu, agar tak banyak yang golput.
"Golput itu rugi. Lebih baik gunakan hak pilih untuk menentukan nasib bangsa ini," ujar Ano sebelum Pemilu. (tribun)
CIREBON - Sebuah pabrik dan gudang kue kering yang berlokasi di Desa Cipeujeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Rabu (16/7) sekitar pukul 00.30 WIB, ludes terbakar. Diduga api berasal dari konsleting listrik. Meski tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian menyebutkan kebakaran yang meluluhlantaan pabrik dan gudang kue milik Susanto diduga karena konsleting listrik. Pertama kali yang mengetahui kejadian kebakaran tersebut Sa'adah, karyawan dari Susanto. Saat itu Sa'adah meminta pertolongan warga sekitar.
Api baru bisa dipadamkan setelah delapan unit mobil kebakaran dari Damkar Lemahabang dibantu Damkar dari Ciledug ikut dikerahkan.
Kuwu Desa Cipeujeuhwetan Suprapto mengatakan kebakaran meludeskan seluruh isi bangunan.
Sementara itu Kapolsek Lemahabang Kompol Poniman membenarkan kejadian kebakaran tersebut. "Kebakaran terjadi sekitar jam setengah satu dini hari, asal api kita belum ketahui secara pasti, hanya kita duga api berasal dari konsleting listrik," terang Poniman.
Masih menurut Poniman, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran tersebut. "Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki sebab-sebab kebakaran ini, untuk jumlah kerugian belum diketahui secara pasti, yang jelas kerugian ditaksir cukup besar. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa ataupun korban luka, semuanya selamat," jelas Poniman. (CNC)
CIREBON - PT. Cirebon Power Services (CPS) atau PLTU Cirebon melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan kebutuhan sekolah dan panti bagi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sindanglaut Kabupaten Cirebon, Rabu (17/7).
Bantuan diserahkan langsung oleh Presiden Direktur PT. CPS, Lee Duk Sup dan diterima oleh kepala SLBN Sindanglaut Suyanto.
Suyanto kepada CNC menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang dirasa sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk panti terutama makananan yang memang sagat sangat minim serta bantuan untuk sekolah ring it (alat dengar elektrik).
Bantuan yang diberikan berupa sembako untuk panti, kasur untuk kebutuhan panti, kursi roda sebanyak 4 buah, serta uang untuk kebutuhan panti dan sekolah untuk untuk membeli ring it (alat dengar elrktrik) dengan total bantuan keseluruhan bantuan sebanyak Rp 17 juta.
Sementara itu Presiden Direktur PT. CPS, Lee Duk Sup dalam kesempatan tersebut merasa senang karena bisa bertemu, bercengkrama dan berinteraksi langsung dengan para murid dan orang tua murid SLB.
“Kami bangga dengan kegiatan ini karena perusahaan bisa berbagi dengan masyarakat sekitar perusahaan yang kebetulan kurang beruntung,” jelasnya.
Menurutnya, pemberian bantuan tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh warga sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyrakat sekitar perusahaan, baik dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan juga budaya. (CNC)
CIREBON - ZONA Kongkow yang berada di Jalan Pemuda Kota Cirebon menjadi salah satu tempat tujuan muda-mudi untuk berkumpul (kongkow,red) termasuk saat bulan puasa Ramadan. Di area ini, menjadi tempat singgah bagi warga Cirebon saat menunggu beduk magrib atau istilah zaman sekarang “ngabuburit”.
Lokasinya yang strategis karena terletak di depan sebuah Universitas ternama di Kota Cirebon dan juga bisa dibilang berada di jantung Kota Cirebon. Sehingga menjadi alternative bagi muda-mudi untuk menunggu berbuka puasa bersama teman ataupun pacar.
“Disini semua makanan ada mas, mulai dari es campur hingga nasi timbel dan aneka ragam makanan semua ada di sini, tinggal kita panggil pelayan dan tunggu beberapa saat makanan yang kita pesan akan terhidang di meja yang kita tempati,” kata Mila (22) salah satu mahasiswa swasta di Kota Cirebon kepada CNC saat ditemuai di Zona Kongkow bersama sejumlah rekan-rekannya, Rabu (16/7).
Dia mengatakan, bulan Ramadhan adalah bulan hikmah dan penuh berkah. Banyak hikmah, karena di bulan ini lazimnya ibadah bertambah. Bulan berkah, karena biasanya di bulan ini juga begitu banyak ajang berbagi seperti buka bersama atau sering disebut buka bareng.
“Ini buka bareng yang kedua kalinya, bersama teman-teman. Makanan disini serba murah dan terjangkau bagi anak kuliahan,”ujarnya.
Dia menjelaskan, tradisi buka bareng manfaatnya sangat banyak selain mempererat persaudaraan, buka bareng itu rasanya memang seru dan mengasyikkan. Pasalnya, ajang ini hanya terjadi sekali setahun.
“Makan bareng-barengnya sih biasa. Nuansa Ramadhannya itu loh yang istimewa,”jelasnya.
Senada dikatakan salah satu pengunjung Zona Kongkow lainya asal Kabupaten Cirebon, Anton (35) menurutnya, tempat ini cukup nyaman untuk buka puasa bersama keluarga. Karena makan disini ada dari makan ringan hingga makanan berat.
“Batagor, lotek, mpek-mpek hingga nasi dengan menu yang berda disini semua ada. Pokonya, di bulan Ramadan, setiap pedagang pasti ketiban untuk mas, teramasuk di Zona Kongkow ini, setiap harinya pasti ramai,”ujarnya. (CNC)
Langganan:
Postingan (Atom)
FIND US ON FACEBOOK
Popular Posts
-
CIREBON – Unit Reskrim Polsekta Cirebon Utara Barat berhasil meringkus dua pelaku perampasan sepeda motor (Begal) yang terjadi di Jl Kesambi...
-
KEJAKSAN, (CNC).- Pemerintah Kota Cirebon akan segera mengubah Bank Pasar menjadi PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Cirebon. Kepastian terseb...
-
Tak jarang, antara benda yang satu dengan yang lainnya memiliki kesamaan nama, termasuk desa. Ternyata, ada beberapa nama desa di Kabupaten ...
-
CIREBON - Menjelang PPDB permintaan seragam sekolah terus meningkat. Salah satu toko perlengkapan sekolah di Jl Lawanggada, misalnya, terlih...
-
CIREBON - Seni Burok adalah salah satu kesenian rakyat yang sangat terkenal dan digemari di kalangan masyarakat Brebes dan sekitar Cirebon. ...
-
MAJALENGKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun...
-
GEBANG, (CNC).- Bus Garuda Mas menabrak sebuah truk gadengan pengangkut barang elektronik di jalur Pantura tepatnya di Blok Bunut Desa Geban...
-
Komunitas Cirebon : Ilustrasi MagicLamp Fingerboard Cirebon Hobi dan Ketertarikan: Fingerboard Seni memainkan trick di papan ukuran mini...
-
Bila suatu ketika kita berkunjung ke daerah Indramayu, tidak jauh dari Pantai Eretan Wetan, di sepanjang lajur sebelah kanan by pass dari ar...
-
Telaga Remis sebuah obyek wisata terletak di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jaraknya ±37 km ke arah utar...






